
Text
4729- Pembuatan dan Karakterisasi Nanopartikel Kitosan Yang Mengandung α-Mangostin dan Vitamin-C Sebagai Antioksidan (Zerra Rizki Amalia Ilhamsyah; Dr. Yedi Herdiana, M.Si; Prof. Dr. Dolih Gozali, MS)
Perkembangan kanker payudara dan reactive oxygen species (ROS) sangat berhubungan. Produksi ROS yang berlebih dapat menyebabkan berbagai gangguan, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260074 4729 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4729Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4729Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Perkembangan kanker payudara dan reactive oxygen species (ROS) sangat berhubungan. Produksi ROS yang berlebih dapat menyebabkan berbagai gangguan, termasuk karsinogenesis akibat ketidakseimbangan antara oksidan dan antioksidan pada sel kanker payudara. α-mangostin merupakan senyawa turunan xanton yang diisolasi dari kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dan diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis, salah satunya sebagai antioksidan. Namun, α-mangostin memiliki keterbatasan sifat fisikokimianya, khususnya kelarutan dalam air yang rendah, sehingga membatasi efektivitas terapinya. Nanopartikel kitosan sebagai inovasi dalam sistem penghantaran obat (drug delivery system) berpotensi mengatasi permasalahan tersebut. Vitamin C sebagai antioksidan yang kuat dan dikombinasikan dengan α-mangostin dalam satu matriks nanopartikel untuk meningkatkan aktivitas antioksidannya sehingga keduanya bekerja secara sinergis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan dan karakterisasi nanopartikel kitosan yang berisikan kombinasi α-mangostin dengan vitamin C. Nanopartikel diformulasikan melalui metode gelasi ionik menggunakan natrium tripolifosfat (Na-TPP) sebagai agen pengikat silang. Karakterisasi dilakukan terhadap ukuran partikel, indeks polidispersitas, morfologi partikel, dan efisiensi penjerapan. Hasil menunjukkan bahwa nanopartikel kitosan mampu mengenkapsulasi α-mangostin dan vitamin C secara efektif. Ukuran partikel yang kecil berbanding lurus dengan penurunan konsentrasi kitosan. Nanopartikel kitosan memiliki morfologi inti yang berbentuk bulat dengan efisiensi penjerapan (>80%). Uji antioksidan melalui mekanisme svangenging assay DPPH menunjukkan bahwa formulasi nanopartikel kitosan dapat meningkatkan efek antioksidannya dengan nilai IC50 CS-AM-NP (208,702 ppm), CS-AM-Vit C-NP (2,084 ppm), dan CS-Vit C-NP (2,063 ppm. Dengan demikian, sistem nanopartikel kitosan berpotensi sebagai sistem penghantaran untuk meningkatkan ketersediaan hayati dari α-mangostin dan vitamin C.
Kata Kunci: α-Mangostin, vitamin C, nanopartikel polimer kitosan
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






