Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4730- Uji Aktivitas Antioksidan, Filter UV, dan Penghambatan Tirosinase Secara In Vitro Pada Ekstrak Etanol dan Air Bunga Kenop (Gomphrena globosa L.) (R.Siti Salma Azzahra; Dr. Ami Tjitraresmi, M.Si; Zelika Mega Ramadhania, M.Si., Ph.D)


Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat meningkatkan produksi radikal bebas atau reactive oxygen species (ROS), yang berperan dalam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202600774730Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4730
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4730
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat meningkatkan produksi radikal bebas atau reactive oxygen species (ROS), yang berperan dalam proses pigmentasi kulit dan aktivasi enzim tirosinase. Bunga kenop ungu (Gomphrena globosa L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan, agen pencerah kulit, serta pelindung terhadap radiasi UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan, penghambat tirosinase, dan filter UV dari ekstrak bunga kenop. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan dekoktasi dengan pelarut air. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dan hasilnya diukur dengan microplate reader, aktivitas filter UV diukur menggunakan spektrofotometri, dan aktivitas penghambatan tirosinase dilakukan dengan mengukur hasil reaksi enzimatis menggunakan L-DOPA sebagai substrat. Skrining awal fitokimia dilakukan secara kualitatif dengan kromatografi lapis tipis (KLT), serta kuantitatif dengan mengukur kadar fenol total (metode Folin-Ciocalteu) dan kadar flavonoid total (metode alumunium klorida). Hasil pengujian kualitatif menunjukan bahwa ekstrak bunga kenop mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, alkaloid, dan triterpenoid untuk hasil pada uji kuantitatif kadar fenol total maserat dan dekokta berturut-turut adalah 31,110 ± 0,108 mg GAE/g ekstrak dan 29,707 ± 0,131 mg GAE/g ekstrak, sedangkan kadar flavonoid total masing-masing 29,313±0,133 mgQE/g ekstrak dan 15,893±0,392 mgQE/g ekstrak. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukan bahwa nilai IC₅₀ untuk maserat sebesar 59,58 µg/mL dan dekokta sebesar 113,13 µg/mL. Uji filter UV dilakukan melalui pengukuran nilai SPF, %Te, dan %Tp pada konsentrasi uji 800 µg/mL dengan metode spektrofotometri menunjukan nilai SPF pada maserat dan dekokta sebesar 17,267 dan 6,910 yang termasuk ke dalam kategori perlindungan ultra dan ekstra, sedangkan untuk nilai %Te dan %Tp pada sampel maserat dan dekokta termasuk ke dalam kategori sunblock. Nilai IC₅₀ aktivitas penghambat tirosinase maserat dan dekokta diukur menggunakan microplate reader menunjukan nilai sebesar 3,59 mg/mL dan 7,01 mg/mL. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol bunga kenop menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak dekoktasi. Penelitian ini mendukung potensi pemanfaatan bunga kenop sebagai bahan aktif alami dalam produk kosmetik dengan fungsi antioksidan, pencerah kulit, dan pelindung sinar UV.
    Kata kunci: Gomphrena globosa, ROS, sinar UV, antioksidan, tirosinase, filter UV.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi