
Text
4735- Analisis Spasial Penyakit Ginjal di Indonesia Menggunakan RWD Klaim BPJS Kesehatan Periode 2019-2024 (Rasya Salma Fauziyyah; Angga Prawira Kautsar, S.Si., MARS; Dr. Eri Amalia, MHSc)
Penyakit ginjal merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat di Indonesia, namun gambaran epidemiologinya pada tingkat subnasional ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260082 4735 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4735Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4735Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penyakit ginjal merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat di Indonesia, namun gambaran epidemiologinya pada tingkat subnasional masih terbatas terutama menggunakan real-world data Penelitian ini bertujuan menjelaskan distribusi temporal dan spasial gagal ginjal akut (GGA) dan penyakit ginjal kronis (PGK) di Indonesia periode 2019–2024. Penelitian dengan desain potong lintang retrospektif menggunakan RWD klaim BPJS Kesehatan. Kasus diidentifikasi menggunakan kode ICD-10 N17 dan N18, kemudian dihitung prevalensi, insidensi, dan crude mortality rate (CMR) per 100.000 penduduk serta divisualisasikan melalui peta choropleth dan heatmap. Sebanyak 17.865.889 kunjungan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa GGA memiliki prevalensi dan insidensi relatif rendah dengan variasi antarprovinsi, meskipun peningkatan terlihat pada beberapa wilayah, terutama D.I. Yogyakarta pada akhir periode pengamatan. Sebaliknya, PGK menunjukkan beban yang lebih tinggi dengan pola spasial lebih heterogen dan hotspot persisten di Bali, DKI Jakarta, dan D.I. Yogyakarta. Insidensi PGK meningkat terutama sejak 2022, sedangkan CMR GGA tetap rendah dan CMR PGK menunjukkan variasi serta peningkatan pada beberapa wilayah. Secara keseluruhan, beban penyakit ginjal di Indonesia menunjukkan variasi geografis dan temporal yang nyata dengan PGK sebagai kontributor utama, sehingga pendekatan epidemiologi spasial penting untuk mendukung intervensi kesehatan berbasis wilayah.
Kata kunci: Epidemiologi, real-world data, gagal ginjal akut, penyakit ginjal kronis, analisis spasial.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






