<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58021">
 <titleInfo>
  <title>Pengambilan keputusan DPR dalam pembentukan UU ditinjau dari perspektif demokrasi pancasila</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afnila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>fakultas hukum Unpad</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xx, 353 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 setelah perubahan &#13;
&#13;
menyebutkan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat memegang kekuasaan membentuk &#13;
undang-undang. Tata cara DPR membentuk Undang-Undang diatur lebih lanjut di &#13;
dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan &#13;
Perundang-undangan, Undang-Undang No. 17 Tahun 2014 Tentang MPR, DPR, &#13;
DPD dan DPRD serta dalam Peraturan DPR RI No. 1 Tahun 2014 Tentang Tata &#13;
Tertib DPR. Dalam peraturan perundang-undangan tersebut diatur tata cara &#13;
pengambilan keputusan, DPR harus mengutamakan musyawarah mufakat sesuai &#13;
dengan Demokrasi Pancasila. Namun dalam praktik pengambilan keputusan DPR &#13;
sering dijumpai cara pengambilan keputusan khususnya dalam pembentukan &#13;
undang-undang mempergunakan pemungutan suara terbanyak (voting). Oleh karena &#13;
itu, perlu dilakukan peneiitian untuk mengetahui cara pengambilan keputusan yang &#13;
sesuai dengan Demokrasi Pancasila. Penelitian ini meneliti dua permasalahan, &#13;
yaitu: pertama, Apakah praktik pengambilan keputusan DPR dalam pembentukan &#13;
undang-undang sudah sesuai dengan Demokrasi Pancasila: kedua, bagaimana &#13;
konsep pengambilan keputusan DPR dalam pembentukan undang-undang. Tujuan &#13;
Penelitian ini adalah, pertama,menemukan cara pengambilan keputusan DPR &#13;
dalam pembentukan undang-undang sesuai dengan demokrasi Pancasila; kedua, &#13;
menemukan konsep pengambilan keputusan DPR dalam pembentukan undang­ &#13;
undang &#13;
&#13;
Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan spesifikasi &#13;
penelitian deskriptif analisis yang meliputi penelitian terhadap asas-asas hukum, &#13;
sistematika hukum, taraf sinkronisasi vertikaldan horizontal, perbandingan hukum &#13;
dan pendekatan sejarah hukum. Pendekatan yang dpergunakan adalah yuridis &#13;
normatif. Penggunaan pendekatan yuridis normatif dimaksudkan untuk mencari &#13;
dan menemukan kaidah hukum yang berkaitan dengan mekanisme pengambilan &#13;
keputusan Dewan Perwakilan Rakyat dalam pembentukan undang-undangdalam &#13;
perspektif Demokrasi Pancasila. &#13;
&#13;
Kesimpulan yang diperoleh dari peneiitian ini adalah pertama, Cara &#13;
pengambilan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat dalam proses pembentukan &#13;
undang-undang dapat dikatakan sudah sesuai dengan Demokrasi Pancasila. Hal ini &#13;
dapat dilihat dari praktik pengambilan keputusan oleh Dewan Perwakilan Rakyat &#13;
yang menggunakan cara musyawarah untuk mencapai mufakat dan musyawarah &#13;
yang berujung pada pemungutan suara untuk mengambil keputusan. Musyawarah &#13;
mencapai mufakat ataupun suara terbanyak merupakan dua cara pengambilan &#13;
keputusan yang dianut dalam demokrasi Pancasila. Pengambilan keputusan dengan &#13;
musyawarah mufakat merupakan cara utama dalam pengambilan keputusan. &#13;
Kedua, bahwa konsep pengambilan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat dalam</note>
 <note type="statement of responsibility">Afnila</note>
 <subject authority="">
  <topic>Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif de</topic>
 </subject>
 <classification>348.598</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>348.598 Afn p/R.11.168.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010040007478</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Reference Kls. 300)</sublocation>
    <shelfLocator>348.598 Afn p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>58021</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-12-27 14:22:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-07 19:12:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>