Detail Cantuman

No image available for this title

Disertasi/Tesis/Skripsi  

DESTINATION BRANDING PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MELALUI


ABSTRAKDESTINATION BRANDINGPROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MELALUI“THE NEW TOURISM TERRITORY”(Studi Kasus Implementasi Tahapan Destination ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    K2K 515910.92 07 ARA dPerpustakaan FIKOM UNPAD (Rak Sirkulasi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Komunikasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    910.92 07 ARA d
    Penerbit Fikom Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 95 hlm ; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    910.92 07 ARA d
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    cet,1
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAKDESTINATION BRANDINGPROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MELALUI“THE NEW TOURISM TERRITORY”(Studi Kasus Implementasi Tahapan Destination BrandingProvinsi NTT Melalui “The New Tourism Territory” Oleh Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT)OlehRoky Konstantin Ara210120160033Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana destination brandingProvinsi NTT. Pertanyaan penelitian untuk mengetahui bagaimana market investigation, analysis and strategicrecommendations; brand identitydevelopment; brand launch and introduction; brand implementation; dan monitoring, evaluation and riviewyang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTT.Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dengan paradigma positivisme. Tekni penentuan informan menggunakan purposive sampling, Jumlah Informan sebanyak 8 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terstruktur, observasi studi pustaka, studi dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam memperkenalkan Provinsi NTTsebagai tempat wisata,makaDinas PariwisataProvinsi NTT melakukan market investigation, analysis and strategicrecommendationsPertama, melakukan segmentasi pasar dengan berorientasi pada wisatawan.Kedua, melakukan riset mengenai potensi pasar dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi tiap dua tahun sekali, ketiga menganalisis menggunakan analisis SWOT.Adapun brand identity developmentyang digunakan selama aktivitas destination brandinglogo komodo dan juga The New Tourism Territory. Dinas PariwisataProvinsi NTT menggunakan beberapa cara dalam brand launch and introduction yakni melalui advertising, direct selling dalam pameran pariwisata Internasional,majalah pariwisata, brochure, pamflet, website, instagram, facebook dan event. Pada tahap brand implementationDinas PariwisataProvinsi NTT menerapkanbrandpada media promosi, menciptakan produk wisata dalam bentuk event-event dan atraksi budaya. Selanjutnya pada tahap monitoring, evaluation and riviewDinas PariwisataProvinsi NTTmelakukan reviewpenggunaan media promosi sebagai komunikator branding“The New Tourism Territory”, mengevaluasi event-event yang telah dilakukan dengan mengukur jumlah kunjungan wisatawan, mencari solusi, mengembangkan strategi danmemperbaiki destinasi.Kesimpulan daripenelitian ini adalah Dinas Pariwisata Provinsi NTT telah melakukan lima tahapan destination branding dengan baik meskipun terdapat beberapa kekurangan pada tahap brand implementationyaitu kurang melakukan komunikasi intens kepada mitra kerja Pariwisata.
    ABSTRACTDESTINATION BRANDING PROVINCE OF EAST NUSA TENGGARA THROUGH "THE NEW TOURISM TERRITORY"(Case Study of the Implementation of the Destination Branding Stages of NTT Province through "The New Tourism Territory" by the NTT Province Tourism and Creative Economy Office)ByRoky Konstantin Ara210120160033This study aims to find out how destination branding in NTT. Research questions to find out how the market investigation, analysis and strategic recommendations; brand identity development; brand launch and introduction; brand implementation; and monitoring, evaluation and review conducted by the NTT Tourism Office. This research is a case study research, with the positivism paradigm. The determination of informants used purposive sampling, the number of informants was 8 people. Data collection is done by structured interviews, library research observations, documentation studies. The results of this study indicate that in introducing NTT as a tourist place, the NTT Tourism Office conducted a market investigation, analysis and strategicrecommendations. First, segmenting the market with tourist orientation. Second, conduct research on market potential by working with universities every two years, all three analyzing using SWOT analysis. The brand identity development used during the destination branding of the Komodo logo and also The New Tourism Territory. The NTT Tourism Office usesa number of ways in brand launch and introduction, namely through advertising, direct selling in international tourism exhibitions, tourism magazines, brochures, pamphlets, websites, Instagram, Facebook and events. At the brand implementation stage, the NTT Tourism Office applies the brand to promotional media, creating tourism products in the form of cultural events and attractions. Furthermore, during the monitoring, evaluation and review of the Tourism Office, NTT reviewed the use of promotional media as the branding communicator "The New Tourism Territory", evaluating events that have been conducted by measuring the number of tourist visits, finding solutions, developing strategies and improving destinations. The conclusion of this study is that the NTT Tourism Office has carried out five stages of destination branding well, although there are some shortcomings in the brand implementation stage, namely lack of intense communication with tourism partners. Keywords: Stages of destination branding, new tourism territory.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi