Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

Pola Pemenuhan Petani Akan Kebutuhan Air Untuk Lahan Pertanian Sayuran


Skripsi ini merupakan studi kasus tentang pemanfaatan sumber mata air
pada lahan pertanian sayuran di RW 13 Kampung Cikapundung, Desa ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    170510100035301 ALF 23/2016Perpustakaan Fisip UnpadTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    301 ALF/23/2016
    Penerbit FISIP Unpad : .,
    Deskripsi Fisik
    xlv, 105 hlm.; 29,7 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    301 ALF/23/2016
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Skripsi ini merupakan studi kasus tentang pemanfaatan sumber mata air
    pada lahan pertanian sayuran di RW 13 Kampung Cikapundung, Desa Suntenjaya
    Kabupaten Bandung Barat. Studi ini mencoba menggambarkan bagaimana pola
    yang dilakukan oleh petani dalam memanfaatkan air untuk dapat memenuhi
    kebutuhan utama pertaniannya.
    Data yang disajikan dalam skripsi ini adalah dengan metode kualitatif.
    Data kualitatif diperoleh dengan menggunakan metode pengamatan dan
    wawancara langsung dengan informan.
    Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan air bersih di
    Kampung Cikapundung memanfaatkan sumber mata air langsung dari Gunung
    Bukit Tunggul yang dikelola secara resmi oleh masyarakat setempat. Sedangkan
    pemanfaatan air untuk sektor pertanian bersifat perorangan, belum memiliki
    saluran yang mengalokasikan air secara khusus pada lahan-lahan pertanian. Setiap
    petani di Kampung Cikapundung ini memiliki cara yang berbeda-beda dalam
    memanfaatkan sumber mata air, diantaranya yaitu memanfaatkan langsung dari
    saluran rumah, bak penampungan pengelola air, seke-seke kecil dan juga dari
    aliran Sungai Cikapundung.
    Sebagai kesimpulan pola pemenuhan akan kebutuhan air yang dilakukan
    oleh petani di Kampung Cikapundung ini belum memiliki pengelolaan yang baik,
    karena para petani masih memiliki pemikiran bahwa konsumsi terhadap
    kebutuhan air pada lahan pertanian sayuran hanya dibutuhkan pada waktu-waktu
    tertentu saja, dan disamping itu sumber daya air yang tersedia melimpah sehingga
    tidak akan kekurangan. Proses pemanfaatan air yang dilakukan oleh petani di
    Kampung Cikapundung menggambarkan bahwa masih rendahnya tingkat
    kesadaran terhadap keberlangsungan sumber mata air, hal ini akan memiliki
    dampak yang buruk terhadap keberadaan sumber-sumber mata air tersebut pada
    masa yang akan datang.
    Kata kunci : Pemanfaatan, Air, Pertanian, Cikapundung
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi