Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Gambaran Lesi Odontogenic Keratocyst pada Rahang Melalui Radiografi Panoramik: Scoping Review


Pendahuluan: Odontogenic keratocyst (OKC) atau keratocystic
odontogenic tumour (KCOT) merupakan lesi rahang kistik lokal paling agresif di

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Rad1 - 3232 616.0757 Sul GJatinangor (Radiologi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    616.0757 Sul G
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110170049
    Klasifikasi
    616.0757
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Odontogenic keratocyst (OKC) atau keratocystic
    odontogenic tumour (KCOT) merupakan lesi rahang kistik lokal paling agresif di
    rongga mulut dengan potensi pertumbuhan tinggi serta memiliki kecenderungan
    untuk kambuh. Karena sifatnya yang asimtomatik, lesi ini sering dilaporkan sebagai
    temuan insidental pada pemeriksaan radiografi. Hal ini menunjukkan pentingnya
    pemeriksaan radiografi untuk menunjang diagnosis OKC. Penelitian ini bertujuan
    untuk mengetahui gambaran lesi odontogenic keratocyst pada rahang melalui
    radiografi panoramik. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan
    menggunakan metode scoping review berdasarkan Preferred Reporting Items for
    Systematic Review and Meta-analysis Scoping Review (PRISMA-Scr) mulai
    Februari 2021 hingga April 2021 secara daring. Pencarian literatur terkait topik
    dilakukan melalui basis data artikel ilmiah PMC NCBI, Pubmed NCBI, dan Garuda
    serta hand searching. Hasil: Total 16 artikel tercakup dalam penelitian ini dari 161
    artikel secara keseluruhan. OKC terjadi pada rentang usia 8 82 tahun, ditemukan
    55 lesi di mandibula dan 12 lesi di maksila. Sebanyak 52 lesi menunjukkan OKC
    berbatas jelas, 4 lesi di antaranya menunjukkan tepi sklerotik. Seluruh OKC dalam
    artikel tercakup memiliki struktur internal radiolusen. Pertumbuhan lesi OKC
    melibatkan jaringan sekitar, seperti 26 lesi berhubungan dengan gigi impaksi dan 2
    lesi meresorpsi akar. Simpulan: Gambaran lesi odontogenic keratocyst pada
    rahang melalui radiografi panoramik yaitu paling sering pada usia dekade ke-1 dan
    ke-2 serta pada laki-laki, lesinya unilokular atau multilokular radiolusen berbatas
    jelas dengan tepi sklerotik atau scalloped, paling banyak ditemukan di mandibula
    posterior dan seringkali berhubungan dengan gigi impaksi molar ke-3, serta sedikit
    ditemukan resorpsi akar.
    Kata kunci: odontogenic keratocyst, tumor odontogenik, radiografi panoramik
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi