Detail Cantuman

Image of Penipuan dalam Interaksii Melalui Media Sosial (kasus Peristiwa Penipuan melalui Media Sosial dalam Masyarakat Berjejaring)

 

Penipuan dalam Interaksii Melalui Media Sosial (kasus Peristiwa Penipuan melalui Media Sosial dalam Masyarakat Berjejaring)


Perkembangan teknologi Internet telah melahirkan sebuah masyarakat
baru yang disebut sebagai masyarakat berjejaring yang melakukan interkasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100127364.1 Rus p/R.17.490Perpustakaan Pusat (REF.17.490)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    364.1 Rus p/R.17.490
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix,;199 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    364.1 Rus p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perkembangan teknologi Internet telah melahirkan sebuah masyarakat
    baru yang disebut sebagai masyarakat berjejaring yang melakukan interkasi sosial
    secara maya. Seperti juga dalam interaksi sosial tanpa media, dalam interaksi
    maya terdapat perilaku menyimpang dari peserta interaksi. Salah satunya adalah
    penipuan dalam interaksi melalui media sosial. Untuk memahami bagaimana
    praktikpenipuan terjadi dalam interaksi melalui media sosial, dilakukan penelitian
    dengan kasus korban penipuan wanita pengguna Facebook. Penelitian kualitatif
    ini menggunakan pendekatan fenomenologi, kemudian analisis peristiwa penipuan
    dilakukan dengan pendekatan teori dan konsep dramatugi dan analisis bingkai
    dari Erving Goffman. Dari hasil analisis data dipahami bahwa terjadinya peristiwa
    penipuan diakibatkan faktor internal dan eksternal korban yang mendorong untuk
    melakukan interaksi, strategi penciptaan kesan dan strategi pembingkaian oleh
    pelaku penipuan, dan karakteristik media sosial yang mampu menciptakan realitas
    dalam pikiran korban penipuan. Di samping itu kehadiran masyarakat berjejaring
    telah melahirkan identitas barn bagi individu sebagai anggota masyarakat
    berjejaring yang memiliki kesetaraan dengan semua angota masyarakat
    berjejaring lainnya sehingga masing-masing bersedia untuk berinteraksi sosial
    dalam tatanan global.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi