Detail Cantuman

Image of Embriogenesis Somatik Dari Kultur Meristem Jahe (Zingiber Officinale Rosc.) Pada Medium MS Dan N6 Dengan Penambahan Berbagai Konsentrasi Sukrosa

 

Embriogenesis Somatik Dari Kultur Meristem Jahe (Zingiber Officinale Rosc.) Pada Medium MS Dan N6 Dengan Penambahan Berbagai Konsentrasi Sukrosa


v

ABSTRAK

Penelitian mengenai embriogenesis somatik dari kultur meristem jahe (Zingiber
officinale Rose.) ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100215584.39 Nur e/R.14.57Perpustakaan Pusat (REF.14.57)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    584.39 Nur e/R.14.57
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;123 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    584.39
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • v

    ABSTRAK

    Penelitian mengenai embriogenesis somatik dari kultur meristem jahe (Zingiber
    officinale Rose.) pada medium MS dan N6 dengan penambahan berbagi konsentrasi
    sukrosa telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh medium dasar yang
    tepat untuk meningkatkan regenerasi embrio somatik jahe asal eksplan meristem dan
    mendapatkan konsentrasi sukrosa yang terbaik pada tahap pendewasaan untuk menekan
    perkecambahan dini dan meningkatkan regenerasi embrio somatik. Metode penelitian
    yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskripsi dan eksperimental. Penelitian
    ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahap perkembangan embrio. Tahap pertama
    induksi kalus menggunakan medium MS + 1 mgIL 2,4D + 3 mgIL BA+ 2% sukrosa
    + IOOmgIL g!utamin. Tahap kedua proliferasi kalus embriogenik menggunakan
    medium MS dan N6 yang masing-masing ditambah 3% manitol. Tahap ketiga
    pendewasaan dengan dua faktor yaitu medium: MS dan N6 serta konsentrasi sukrosa: 2%,
    4%, 6%, 8%, 10%, 12%. Tahap ke empat regenerasi dengan medium MS + BA 0,5
    mg/L + GA3 1 mgIL. + 1- prolin 200 mg/L. dan MS + BA 0,5 mgIL + GA3 0,5
    mgIL. + 1- prolin 200 rng/L. Tahap ke lima pertumbuhan planlet dengan medium MS +
    3% sukrosa serta multiplikasi pada medium MS + BA? 2 mglL. Hasil penelitian
    menunjukan bahwa pada medium MS + 1 mgIL 2,4D + 3 mgIL BA + 2% Sukrosa +
    100 mg/L Glutamin terbentuk kalus embriogenik sebesar 91,07%. Medium proliferasi
    MS menghasilkan embrio somatik globular rata-rata jumlah embrio 55,75 dan
    berpengaruh nyata dibanding medium N6. Pada tahap pendewasaan rata-rata jumlah
    embrio somatik dewasa pad a medium MS sebesar 16,48 lebih tinggi dan berbeda nyata
    dibanding medium N6. Konsentrasi sukrosa 8% pad a medium MS mampu menekan
    perkecambahan dini dan menghasilkan rata-rata jumlah embrio tertinggi dibanding
    konsentrasi sukrosa lainnya. Hal baru yang ditemukan pada penelitian ini adalah
    terbentuknya embrio sornatik sekunder pada per lakuan konsentrasi sukrosa 8% dalam
    medium dasar MS pada tahap pendewasaan embrio somatik. Fenornena ini akan menjadi
    sesuatu harapan yang besar untuk meningkatkan kapasitas regenerasi embriogenesis
    somatik pada kultur meristem jahe. Pada tahap regenerasi, dalam medium MS + BA 0,5
    mgIL + GA3 1 mgIL + I-prolin 2l>0 mgIL embrio somatik mampu berregenerasi
    dengan baik, untuk selanjutnya di subkultur pada medium pertumbuhan dan multiplikasi
    tunas. Planlet yang diperoleh sebanyak 6 planlet normal/ 0,5 g kalus embriogenik. Dari
    hasil penelitian diperoleh protokol meningkatkan regenerasi embriogenesis somatik dari
    kultur meristem jahe (Zingiber officinale Rose.)

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi