Detail Cantuman

Image of Peran Fraksi Sisa Biji Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dalam Meningkatkan Perilaku Seksual Dan Perannya Terhadap Nitrit Oksida Pada Mencit Swiss Webster Jantan

 

Peran Fraksi Sisa Biji Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dalam Meningkatkan Perilaku Seksual Dan Perannya Terhadap Nitrit Oksida Pada Mencit Swiss Webster Jantan


Disfungsi ereksi (DE) merupakan gangguan seksual yang tersebar luas di dunia dan
paling sering dijumpai yang dapat berdampak pada kepercayaan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100230612.61 Pur p/R.13.7Perpustakaan Pusat (REF.13.7)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    612.61 Pur p/R.13.7
    Penerbit magister kedokteran spesialis : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xx,; 137 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    612.61
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Disfungsi ereksi (DE) merupakan gangguan seksual yang tersebar luas di dunia dan
    paling sering dijumpai yang dapat berdampak pada kepercayaan diri laki-laki karena
    menjadi cemas ekan kemampuannya dalam fungsi seksual. Akhir-akhir ini, insidens DE
    meningkat akibat adanya perubahan gaya hidup di masyarakat yang berefek buruk
    pada sistem saraf. Hal ini menyebabkan kegagalan otot kavemosa untuk berelaksasi
    sebagai respon terhadap pelepasan nitrit oksida (NO). Upaya mengatasi DE dilakukan
    dengan terapi farmakologis seperti menggunakan sildenafil sitrat atau hormon
    testosteron yang sering menimbulkan berbagai efek samping yang dapat
    membahayakan. Tumbuhan obat relatif lebih mudah didapat, lebih murah dan lebih
    aman. Salah satu tanaman yang digunakan untuk mengatasi gangguan seksual adalah
    biji pala (Myristica fragrans Houtt). Tujuan penelitian adalah untuk menilai efek
    pemberian fraksi sisa biji pala dalam meningkatkan perilaku seksual, perbandingan
    potensinya terhadap eugenol dan pengaruhnya terhadap peningkatan NO pada mencit
    Swiss Webster jantan.

    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain penelitian
    Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hewan coba yang digunakan adalah mencit Swiss
    Webster jantan sebanyak 40 ekor berumur antara 6-8 minggu, dengan berat badan 22-
    25 gram, dibagi menjadi 2 tahap penelitian yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian
    fraksi sisa biji pala. Pada penelitian pendahuluan 25 ekor mencit dibagi secara acak
    dalam 5 kelompok perlakuan (n=5). Perlakuan adalah pemberian secara secara oral
    ekstrak etanol biji pala (EEBP dosis 500 mg/kg BB,) fraksi n-heksan biji pala (FHBP)
    dosis 105 mg/kg BB, fraksi etil asetat biji pala (FEABP) dosis 200 mg/kg BB, fraksi
    sisa biji pala (FSBP-2) dosis 105 mg/kg BB, dan kontrol menggunakan Carboxy Methyl
    Cellulose (CMC) 1%. Penelitian fraksi si sa biji pala menggunakan 3 kelompok
    perlakuan (n=5) yang diberi fraksi sisa biji pala (FSBP-l) dosis 52,5 mg/kg BB, fraksi
    sisa biji pala (FSBP-3) dosis 210 mg/kg BB, dan pembanding (eugenol dosis 30 mg/kg
    BB. Semua perlakuan diberikan setiap hari selama 7 hari, tes perilaku seksual pada hari
    ke-tujuh dengan menghitung jumlah introducing dan mounting. Kadar NO dalam darah
    diukur sebelum dan pada hari ke-tujuh. Data dianalisis dengan analisis varian satu arah
    (ANOV A) satu arah dilanjutkan dengan uji Tukey HSD dan pada NO dengan uji
    Duncan (a = 0.05).

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian semua dosis FSBP (52,5 mg/kg BB,
    105 mglkg BB, 210 mg/kg BB) meningkatkan introducing dan mounting yang berbeda
    signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05), dan tidak berbeda
    signifikan dibandingkan eugenol (p > 0,05). Kadar NO sebelum dan sesudah perlakuan
    tidak berbeda signifikan (p > 0,05).

    Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa fraksi sisa biji pala dosis 52,5
    mglkg BB, 105 mg/kg BB dan 210 mg/kg BB berefek meningkatkan perilaku seksual
    yang setara dengan eugenol dosis 30 mg/kg BB tetapi tidak meningkatkan kadar NO
    dalam darah pada mencit Swiss Webster jantan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi