Detail Cantuman

Image of Perancangan Modul Pelatihan Perencanaan Belajar Untuk Mengembangkan Kemampuan Task Analysis Pada Siswa Kelas 4 - 6 SD

 

Perancangan Modul Pelatihan Perencanaan Belajar Untuk Mengembangkan Kemampuan Task Analysis Pada Siswa Kelas 4 - 6 SD


CHUSNUL ZIKRIY ATI, Perancangan modul pelatihan perencanaan belajar
untuk mengembangkan kemampuan task analysis pada siswa kelas 4 - 6 SD. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700252155.413 zik p/R.19.77Perpustakaan Pusat (REF.19.77)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.413 zik p/R.19.77
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    viii,;115 hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.413 zik p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • CHUSNUL ZIKRIY ATI, Perancangan modul pelatihan perencanaan belajar
    untuk mengembangkan kemampuan task analysis pada siswa kelas 4 - 6 SD.
    Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pentingnya kemampuan regulasi
    diri dalam belajar bagi siswa diseluruh jenjang pendidikan, tennasuk: siswa SD.
    Berdasarkan Zimmerman (2000), kemampuan regulasi diri dalam beIajar adalah
    sebuah proses kompleks dan multiphase, dimana antara satu fase dengan fase lainnya
    saling pengaruh mempengaruhi secara siklik. Proses task analysis adalah aktivitas
    pertama yang dilakukan dalam siklus regulasi diri dalam belajar. Efektivitas dari
    proses task analysis akan mempengaruhi efektivitas proses - proses lainnya daIam
    siklus regulasi diri. Fenomena yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa, masih
    banyak siswa kelas tinggi Sekolah Dasar (kelas 4 - 6 SD) yang masih perlu
    ditingkatkan kemampuan task analysis-nya. Oleh karena itu perlu dibuat sebuah
    intervensi untuk mengembangkan kemampuan tersebut pada siswa kelas 4 - 6 SD.
    Pelatihan dengan pendektan experiential learning adalah jenis intervensi yang dipilih
    dalam penelitian ini. Materi pelatihan disusun berdasarkan kerangka teori Regulasi
    Diri (Zimmerman, 2000).

    Tujuan dari- penelitian ini adalah memperoleh modul pelatihan perencanaan belajar
    untuk mengembangkan kemampuan task analysis pada siswa kelas 4, 5 dan 6 Sekolah
    Dasar.

    Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV - VI SD, berusia 8 - 11
    tahun, yang kemampuan task analysis-nya tennasuk kategori sangat kurang sampai
    dengan sedang.

    Alat ukur dalam penelitian ini berupa skala task analysis yang peneliti konstruksikan
    berdasarkan teori Regulasi Diri (Zimmerman, 2000).

    Metode penelitian yang dipakai adalah Quasi experimental dengan desain One-Group
    Pretest-Posttest Design, sedangkan teknik statistik yang digunakan adalah Uji
    Wilcoxon. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Z = -1, 826, P = 0,068 dengan a
    = 0,05. Kesimpulannya adalah Ho diterima dan HI ditolak, artinya tidak terdapat
    perbedaan kemampuan task analysis sebelum dan setelah diberikan Pelatihan
    Perencanaan Belajar.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi