Detail Cantuman

Image of Analisis water footprint produksi pulp berbahan baku merang (studi kasus: PT kertas Padalarang)

 

Analisis water footprint produksi pulp berbahan baku merang (studi kasus: PT kertas Padalarang)


Rami (Boehmeria nivea) merupakan jenis tanaman perenial (tahunan)
penghasil serat yang dapat dijadikan bahan baku tekstil dan dapat digunakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700070676.1 Ari a/R.25.352.Perpustakaan Pusat (REF.352)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    676.1 Ari a/R.25.352.
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;155 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    676.1 Ari a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Rami (Boehmeria nivea) merupakan jenis tanaman perenial (tahunan)
    penghasil serat yang dapat dijadikan bahan baku tekstil dan dapat digunakan
    sebagai suplemen kapas, bahan baku serat alam yang selama ini diimpor sebanyak
    hampir 95% dari kebutuhan nasional. Pengembangan rami di Wanaraja Garut,
    suatu proyek percontohan, membutuhkan input berupa air sebagai salah satu
    sumber daya alam utama. Pemanfaatan sumber daya air dalam pengembangan
    rami belum disertai dengan kuantifikasi dan evaluasi eksternalitasnya, baik positif
    maupun negatif, terhadap lingkungan. Hal ini dapat dicapai melalui analisis water
    footprint. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung jumlah air aktual yang
    dibutuhkan dalam ukuran water footprint pada proses pengolahan rami yang
    diproduksi Koppontren Darussalam Garut sebagai proyek percontohan
    pengembangan rami. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon
    yang dapat dilakukan untuk setiap karakter "warna" water footprint (green, blue,
    dan grey water footprint) yang dihasilkan, apakah pencegahan, pengurangan, atau
    pemberian kompensasi, dalam skala lokal, ditinjau dari aspek lingkungan dan
    ekonomi sehingga menghasilkan nilai water footprint sustainable. Untuk
    mencapai tujuan penelitian tersebut, digunakan metode penelitian kuantitatif
    Pengumpulan data dilakukan dengan menggabungkan hasil observasi langsung,
    pengukuran, dan wawancara terstruktur yang ditunjang dengan studi literatur.
    Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa nilai water footprint aktual untuk kain
    rami-kapas sebesar 16970 m3/ton, rami-rayon sebesar 20741 m3/ton, sementara
    rami-poliester adalah 23441 m3/ton. Dari keseluruhan hasil, persentase terbesar
    adalah grey water footprint, diikuti oleh green water footprint dan blue water
    footprint secara berurutan. Respon yang dilakukan terhadap masing-masing
    karakter water footprint aktual menghasilkan nilai water footprint sustainable
    yang lebih kecil.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi