Detail Cantuman

Image of Sosio-Epistemologi

Text  

Sosio-Epistemologi


Buku Sosio-epistemologi ingin menegaskan sebuah cabang filsafat pengetahuan yang diidealkannya sebagai jalan teoretis yang berbasis pada sebuah rasio ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01002000134819121 Aho sPerpustakaan Pusat (Sirkulasi Kls. 100)Tersedia
    01001000134672121 Aho sPerpustakaan Pusat (Sirkulasi Kls. 100)Tersedia
    01001000134673121 Aho sPerpustakaan Pusat (Sirkulasi Kls. 100)Tersedia
    01001000134674121 Aho sPerpustakaan Pusat (Sirkulasi Kls. 100)Tersedia
    01001000134675121 Aho sPerpustakaan Pusat (Sirkulasi Kls. 100)Tersedia
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    Membangun Pengetahuan Berwatak Sosial
    No. Panggil
    121 Aho s
    Penerbit Kanisius : Yogyakarta.,
    Deskripsi Fisik
    439 hlm. ; ill. ; 23 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    9789792134582
    Klasifikasi
    121
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Sirkulasi
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Buku Sosio-epistemologi ingin menegaskan sebuah cabang filsafat pengetahuan yang diidealkannya sebagai jalan teoretis yang berbasis pada sebuah rasio sosial untuk membedah misteri pengetahuan, keilmuan, dan kepentingan manusia dan masyarakat dalam sebuah pertautan dialektis. Inti buku ini dapat dibaca dalam empat skema pemikiran dasar. Pertama, mengenai ruang penjelajahan pengetahuan yang begitu mengagumkan, namun sekaligus menegangkan dan mencemaskan. Kedua, mengenai Sosio-epistemologi sebagai “Proyek Pembaruan” atas klaim-klaim teori pengetahuan dan teori sosial guna menghadirkan kebebasan, humanisasi dan emansipasi serta memberi kepastian jiwa bagi pertumbuhan masyarakat berkeadaban yang mandiri. Ketiga, mengenai sejarah perkembangan Sosio-epistemologi dalam pergulatan intelektual untuk respons kehidupan sosial yang dinamis. Keempat, mengenai klaim kebenaran, objektivitas, validitas, dan metode pemikiran Sosio-epistemologi yang selalu bersifat otonom namun bertegangan untuk menegaskan dorongan keinsanian manusia guna dapat menciptakan sebuah eksistensi manusiawi, melalui pengembangan pengetahuannya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi