Detail Cantuman

Image of RANCANGAN PELATIHAN KETERAMPILAN MAKING REQUEST UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAKING REQUEST BAGI ANAK DENGAN BORDERLINE INTELLECTUAL FUNCTIONING (BIF) USIA 9 DAN 11 TAHUN

Text  

RANCANGAN PELATIHAN KETERAMPILAN MAKING REQUEST UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAKING REQUEST BAGI ANAK DENGAN BORDERLINE INTELLECTUAL FUNCTIONING (BIF) USIA 9 DAN 11 TAHUN


FIRMA DESRA. Rancangan Pelatihan Keterampilan Making Request untuk
Meningkatkan Keterampilan Making Request pada Anak dengan Borderline

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030008276155.4 Fir rPerpustakaan Pusat (Reference Kls. 100 REF.19.42.1)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.4 Fir r/R.19.42.1
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 168 hlm. ; ill. ; 29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.4
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Reference
    Pernyataan Tanggungjawab
  • FIRMA DESRA. Rancangan Pelatihan Keterampilan Making Request untuk
    Meningkatkan Keterampilan Making Request pada Anak dengan Borderline
    Intellectual Functioning (BIF) Usia 9 dan 11 Tahun

    Pembimbing: Dr. Poeti Joefiani, M.Si., Psikolog dan Esti Wungu, S.Psi.,
    M.Ed., Psikolog

    Borderline intellectual [unctioning (BIF) merupakan salah satu kondisi klinis
    dengan karakteristik skor IQ 70 sampai 85. Keterlambatan pada aspek kognitif
    mempengaruhi perkembangan aspek sosial mereka. Dalam berinteraksi sosial,
    mereka lambat untuk memahami situasi sosiaI dan memahami harapan orang lain
    terhadapnya ketika berada dalam situasi yang mengharuskannya untuk membuat
    permintaan atau meminjam benda ketika dibutuhkan. Mereka juga kesulitan
    mengkomunikasikan secara efektif maksud atau keinginannya. Kesulitan tersebut
    mengharnbat mereka dalam menjalin hubungan efektif dengan tern an sebayanya.
    Maka perlu untuk diberikan intervensi dengan merancang rnodul pelatihan yang
    bertujuan meningkatkan keterampilan making request untuk anak dengan BIF.

    Penelitian ini terdiri dari dua tahapan, studi I perancangan pelatihan
    keterampilan making request untuk anak dengan BIF. Menggunakan pendekatan
    instruksional design. serta dilakukan uji validasi melalui proses expert review.
    Dilanjutkan studi II, uji coba rancangan pelatihan untuk melihat pengaruh
    pemberian pelatihan keterarnpilan making request terhadap subjek. Subjek adalah
    2 anak usia 9 dan 10 tahun berjenis kelarnin perernpuan dan laki-laki. Uji coba
    menggunakan pendekatan single subject (small-tu experiment design dengan desain
    pretest posttest. Data diperoleh rnelalui observasi menggunakan behaviour
    checklist selama pengukuran awal dan pengukuran akhir, yang dianalisa secara

    deskriptif. .

    Hasil penelitian studi I, didapat rancangan dan modul pelatihan
    keterarnpilan making request untuk anak BIF, dengan materi disajikan dalam
    bentuk konkret rnenggunakan gambar, video kartun yang disertai audio yang
    merepresentasikan cerita dari video dan tokoh dengan tampilan, usia, jenis kelamin
    yang sama dengan subjek merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pemahaman
    subjek. Hasil studi Il, menunjukkan terdapat peningkatan terhadap perilaku making
    request kedua subjek dengan BIF, khususnya dalam mengatakan permintaan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi