Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN IZIN PENDIRIAN MINIMARKET DI KOTA BANDUNG

 

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN IZIN PENDIRIAN MINIMARKET DI KOTA BANDUNG


Implementasi kebijakan pemberian izin pendirian minimarket di Kota
Bandung merupakan kebijakan pemerintah Kota Bandung yang bertujuan untuk ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0860Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Yet i/R.17.393.1
    Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x,;263 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Yet i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Implementasi kebijakan pemberian izin pendirian minimarket di Kota
    Bandung merupakan kebijakan pemerintah Kota Bandung yang bertujuan untuk
    penataan Kota Bandung. Dalam implementasi kebijakan pemberian izin pendirian
    minimarket menimbulkan berbagai permasalahan. Oleh karena itu penelitian ini
    berusaha menjawab apa yang menyebabkan implementasi kebijakan pemberian izin
    pendirian minimarket di Kota Bandung belum efektif. Teori yang digunakan sebagai
    acuan untuk menganalisis adalah teori implementasi kebijakan menurut Mazmanian
    dan Sabatier. Menurut Mazmanian dan Sabatier keberhasilan implementasi kebijakan
    pemberian izin pendirian minimarket di Kota Bandung dipengaruhi oleh,
    Mudah/tidaknya masalah dikendalikan, Kemampuan Kebijaksanaan untuk
    menstrukturkan proses implementasi, Aspek di luar proses implementasi kebijakan,
    tahap-tahap proses implementasi.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis mengenai
    implementasi kebijakan pemberian izin pendirian minimarket di Kota Bandung dalam
    kajian administrasi publik. Sementara itu, penelitian ini dirancang berdasarkan
    pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif. Adapun teknik pengumpulan data
    melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan/dokumentasi. Informannya adalah
    semua fihak yang berkepentingan, baik dari aparat pemerintah maupun stakeholders
    lainnya. Melalui pendekatan kualitatif. Analisis digunakan dengan cara
    mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menginterpretasikan serta menyimpulkan.

    Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dikemukakan bahwa implementasi
    kebijakan yang meliputi mudah/tidaknya masalah dikendalikan, Kemampuan
    Kebijaksanaan Untuk menstrukturkan proses implementasi, Aspek di luar proses
    implementasi kebijakan, tahap-tahap proses implementasi, belum sepenuhnya
    mendeskripsikan implementasi kebijakan pemberian izin pendirian minimarket di
    Kota Bandung, dengan demikian dari hasil temuan, bahwa teori Mazmanian dan
    Sabatier memperkuat penelitian ini, namun karena implementasi kebijakan pemberian
    izin pendirian minimarket belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku karena faktor
    yang paling berkontribusi terhadap implementasi kebijakan pemberian izin pendirian
    minimarket adalah "Pentingnya umpan balik dari masyarakat dalam Pemberian izin
    Pendirian Minimarket".
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi