Detail Cantuman

Image of MAKNA IDENTITAS ETNIK TIONGHOA DALAM KOMUNIKASI ANTARETNIK

 

MAKNA IDENTITAS ETNIK TIONGHOA DALAM KOMUNIKASI ANTARETNIK


Etnik Tionghoa dikenal sebagai etnik perantauan atau biasanya disebut
"chinese overseas", istilah ini selalu melekat kepada kaum mereka, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700398302.2 Bal m/R.21.67Perpustakaan Pusat (REF.21.67)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
  • Perpustakaan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Bal m/R.21.67
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 312 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Bal m
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Etnik Tionghoa dikenal sebagai etnik perantauan atau biasanya disebut
    "chinese overseas", istilah ini selalu melekat kepada kaum mereka, selain dikenal
    sebagai etnik perantauan, mereka juga dikenal lihai dalam melakukan transaksi
    dagang maupun diplomasi untuk melancarkan rencananya. Etnik Tionghoa di
    Niki-Niki, kecamatan Amanuban Tengah, pada Kabupaten Timor Tengah Selatan
    terbagi dalam dua kategori, yakni etnik Tionghoa peranakan dan etnik Tionghoa
    campuran.

    Fenomena yang akan diteliti dapat dipertanyakan sebagai berikut : 1.

    Bagaimana proses dan pola komunikasi antaretnik antara etnik Tionghoa dan
    etnik Dawan di kelurahan Niki-Niki, 2. Seperti apa perilaku etnik Tionghoa ketika
    berinteraksi dengan etnik Dawan di kelurahan Niki-Niki, 3.Bagaimana etnik
    Tionghoa melalui pengalamannya memaknai identitas etnik mereka. Penelitian ini
    bertujuan untuk 1.Mengetahui proses dan pola komunikasi antaretnik Tionghoa,
    2.mengetahui perilaku etnik Tionghoa dalam komunikasi antaretnik, 3.
    Mengungkapkan makna identitas etnik Tionghoa.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
    fenomenologi yang menganggap kesadaran manusia dan makna subjektivitasnya
    sebagai fokus untuk memahami tindakan sosial. Teknik yang digunakan
    memperoleh data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi
    partisipan, dan penggunaan dokumen. Informan penelitian ini adalah beberapa
    masyarakat etnik Tionghoa kelurahan Niki-Niki yang dipilih secara purposif,
    yakni sebanyak 10 orang.

    Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses dan po la komunikasi
    antaretnik antara etnik Tionghoa baik peranakan maupun campuran melalui pola
    hubungan ekonomi, hubungan perkawinan campuran dan hubungan sosial­
    budaya. Sedangkan dalam perilaku etnik Tionghoa itu sendiri cukup variatif, ada
    yang memposiskan diri sebagai Tionghoa campuran, kaum bangsawan, birokrat,
    dan lain sebagainya. Sedangkan dalam hal identitas etnik Tionghoa dimaknai
    sebagai kebanggaan, pengharapan, tanggung jawab, takdir maupun hal yang biasa,
    yang dimana makna ini diwujudkan dalam berbagai model identitas seperti : Kase,
    Moe Na Mese, Sin Usif, Atoin A 'Lekot, dan Atoin Meto.

    Menurut peneliti, dengan adanya penelitian ini dapat mempererat
    hubungan komunikasi antaretnik Tionghoa dengan etnik Dawan melalui kegiatan
    sosial-budaya seperti bakti sosial dan lain sebagainya. Disamping itu bagi etnik
    Tionghoa itu sendiri, sudah saatnya membentuk paguyuban sosial etnik Tionghoa
    sebagai wadah untuk menampung aspirasi maupun lembaga eksistensi etniknya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


Informasi